Buku ini memberikan rujukan cepat pada masing-masing label diagnosa, memberikan intervensi dan kriteria hasil untuk masing-masing diagnosa keperawatan dan mengidentifikasikan diagnosa keperawatan yang mungkin dan masalah-masalah kolaboratif yang dapat berkaitan dengan kondisi atau terapi medis utama.
Buku Saku Diagnosa Keperawatan adalah referensi diagnosis keperawatan dan masalah kolaboratif yang cepat dan ideal. Bagian I mencakup semua diagnosis keperawatan, termasuk definisi dan intervensi spesifik-populasi. ; Bagian II berisi Kelompok Diagnostik yang menyajikan situasi klinis umum dan masalah kolaboratif terkait.
Untuk membuat diagnosa keperawatan yang akurat, perawat harus mampu melakukan hal berikut: 1. Mengumpulkan data yang valid dan berkaitan. 2. Menganalisis data ke dalam kelompok. 3. Membedakan diagnosa keperawatan dari masalah kolaboratif. 4. Merumuskan diagnosa keperawatan dengan tepat. 5. Memilih diagnosa prioritas.
Volume dua ini membahas tentang penyakit infeksi.
Penuaan merupakan suatu proses alami yang tidak dapat dihindari, berjalan secara terus-menerus dan berkesinambungan, selanjutnya akan menyebabkan perubahan anatomis, fisiologis dan biokimia pada tubuh sehingga akan mempengaruhi fungsi dan kemampuan tubuh secara keseluruhan. Proses penuaan ini dapat menimbulkan masalah kesehatan pada lansia oleh sebab itu, lansia perlu menerapkan dan mempertahan…
Lansia mengalami banyak perubahan baik secara fisik, mental dan psikososial. Perubahan yang terjadi dapat menimbulkan masalah, oleh karena itu lansia membutuhkan strategi koping yang tepat yaitu kesejahteraan spiritual. Kesejahteraan spiritual yang baik dapat membantu lansia agar mampu menyesuaikan diri dengan perubahan-perubahan yang terjadi. Apabila lansia tidak mampu menyesuaikan diri maka a…
Kebiasaan merokok merupakan masalah yang sulit diselesaikan. Indonesia menempati urutan ketiga setelah Cina dan India pada 10 negara perokok terbesar dunia. Perokok Indonesia terjadi di kalangan dewasa maupun remaja.
Masa remaja merupakan masa peralihan dari masa kanak-kanak menuju masa dewasa yang paling rawan mengalami kesehatan reproduksi seperti kehamilan usia dini, aborsi yang tidak aman, infeksi menular seksual (IMS) termasuk HIV dan AIDS, masalah ini terjadi karena ketidaktahuan remaja terhadap tindakan yang harus dilakukan sehubungan dengan perubahan yang terjadi, sehingga pendidikan kesehatan repro…